Wednesday, 19 Dec 2018

Type Reaksi Anak Alergi Susu Ketika Mengkonsumsi Susu

Susu khususnya susu sapi memiliki kandungan yang cukup banyak. Nutrisi yang dimiliki di dalam susu sapi tentu saja sangat membantu untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Pertumbuhan tulang dan gigi anak yang dipantau dengan baik setidaknya akan membuat anak bisa tumbuh dengan sehat. Memang banyak orang tua yang merasa khawatir jika menemukan anak alergi susu sapi ternyata menjadi salah satu kasus pada anaknya. Kekhawatiran yang terjadi pada orang tua salah satunya adalah anak tidak akan tumbuh dengan optimal. Sehingga ketika mengkonsumsi susu sapi harapanya adalah anak bisa rumbuh sehat seperti anak lain kebanyakan. Sebagai salah satu keluhan yang tidak dapat dipungkiri lagi tentu saja keluhan seperti ini akan membuat orang tua berusaha menemukan solusi yang paling mumpuni  untuk mengatasi keluhan yang sedang dirasakan oleh anak.

Bagi kasus anak alergi susu sapi biasanya akan ada beberapa reaksi yang mungkin muncul. Type reaksi yang muncul pada anak biasanya sangat bergantung kepada bagaimana daya tahan tubuh anak terhadap munculnya pemicu alergi. Berikut penjelasannya:

  • Type reaksi cepat. Type reaksi seperti ini memang sangat gawat.  Biasanya reaksi seperti ini akan terjadi ketika anak mengkonsumsi susu sapi sekitar 45 menit. Reaksi yang kemungkinan muncul diantaranya adalah adanya bintik merah, rasa gatal dan juga ganggaun pernafasan seperti bersin maupun sesak nafas.  Selain itu, ketika bernafas, bunyi nafas anak akan menjadi berbeda. Dutasi antara konsumsi dengan reaksi alergi yang pertama kali muncul ini memang berkaitan erat dengan bagaimana respon sistem kekebalan tubuh anak terhadap alergen. Semakin baik ketahanan tubuh anak terhadap alergen, maka kemungkinan untuk muncul reaksi cepat dapat dinetralisir. Reaksi yang muncul sangat cepat tersebut memang kemungkinan besar berhubungan erat dengan bagaimana kondisi tubuh anak ketika menerima reaksi alergi. Sehingga mengantisipasinya adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dengan pemberian suplemen yang dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh anak.
  • Type reaksi yang berikutnya adalah type reaksi sedang. Type reaksi ini biasanya akan terjadi ketika anak mengkonsumsi susu sapi dan reaksi alergi pertama kali muncul setelah 45 menit hingga 20 jam setelah mengkonsumsinya. Biasanya reaksi yang pertama kali muncul adalah reaksi diare dan juga muntah. Diare merupakan reaksi yang pertama kali muncul sebagai respon tubuh anak terhadap protein susu sapi. Oleh karenanya jika sistem kekebalan tubuh anak tergolong baik, maka reaksi sedang inilah yang akan muncul. Reaksi terhaddap alergen biasanya hanya berupa gangguan pencernaan saja. Tidak berupa gangguan lainnya seperti gangguan pernaafasan yang sangat menyiksa anak. Reaksi pada saluran pencernaan memang menjadi salah satu reaksi yang akan muncul. Sehingga solusi terbaiknya adalah menghilangkan faktor alergi yang menyebabkan kekambuhan ganguan pencernaan tersebut.
  • Reaksi lambat. Reaksi ini tergolong yang paling ringan. Sebab gejala alergi akan muncul setelah 20 jam mengkonsumsi susu sapi. Reaksi yang muncul biasanya berupa  diare, dermatitis, serta reaksi konstipasi. Pada tahapan ini dapat dikatakan bahwa tingkat alergi anak pada susu sapi masih bisa dikategorikan sangat ringan. Meskipun demikian, kewaspadaan harus ditingkatkan. Sebab pada tahapan ini justru banyak orang tua yang abai. Dianggapnya bahwa  reaksi ini terjadi disebabkan oleh gejala penyakit yang lainnya. Apabila reaksi lambat ini tidak dapat dilakukan langkah antisipasi, maka kemungkinan besar alergi yang diderita oleh anak bisa saja semakin lama semakin memburuk karena keadaan orang tua yang tidak menyadari keadaan alergi pada tubuh anak.

Solusi utama untuk kasus anak alergi susu sapi adalah dengan mengkonsultasikan pada dokter. Apabila dari orang tua memiliki faktor resiko memiliki riwayat alergi terhadap susu sapi, maka orang tua harus bertindak sangat peka terhadap reaksi kesehatan yang kemungkinan muncul setelah mengkonsumsi susu dan produk susu. Jika alergi yang muncul alergi dalam durasi tertentu maka bisa dikatakan bahwa respon alergi pada anak cukup serius. Minimal orang tua harus melakukan konsultasi dengan dokter yang mengetahui bagaimana caranya untuk mengatasi dan menghadapi reaksi alergi tersebut dengan baik.

Kasus anak alergi susu sapi sebenarnya bukan termasuk keluhan yang bisa dianggap sepele. Salah dalam mendiagnosa dan juga melakukan penanganan serius maka dapat menyebabkan kematian yang cukup serius pada anak akibat alergi yang dideritanya. Minimal dengan konsultasi kepada dokter yang sangat ahli dibidangnya, membuat para orang tua bisa melakukan beberapa langkah anitisipasi serius untuk menghadapi reaksi alergi pada anak dan membedakannya dengan keluhan kesehatan lainnya yang terjadi pada anak. Minimal dengan melakukan langkah antisipasi dengan baik akan membuat tubuh anak lebih siap dalam menghadapi reaksi alergi dan juga pemicu alergi yang bisa muncul kapan saja pada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.